Merajalela Disekitar Kita, Waspadai 11 Makanan Mengandung Lemak Tinggi

Merajalela Disekitar Kita, Waspadai 11 Makanan Mengandung Lemak Tinggi



Waspadai 11 Makanan Mengandung Lemak Tinggi | Makanan yang mengandung lemak seringkali kita konsumsi setiap hari, baik lemak hewani maupun lemak nabati. Lemak memang menjadi salah satu sumber energi selain protein dan karbohidrat. Lemak juga menjadi salah satu jenis nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Lemak sendiri terdiri dari banyak jenis, dimana ada lemak yang perlu dikonsumsi dan ada jenis lemak yang harus dikonsumsi dengan jumlah sedikit. Salah satu jenis lemak yang disarankan untuk dikonsumsi dalam jumlah sedikit adalah lemak jenuh.

Baca juga: Kalori Burger Tinggi? Simak Tips Mengatasinya Disini!

Jika tubuh terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh. Mengkonsumsi lemak jenuh secara berlebihan dapat meningkatkan resiko penyakit berbahaya seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, kolesterol tinggi dan penyakit lain terkait kelebihan berat badan atau obesitas.

Para ahli telah menyarankan supaya mengkonsumsi sedikit makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi. Untuk itu Anda perlu mengetahui makanan apa saja yang mengandung lemak jenuh. Berikut adalah 15 makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi dan sering dikonsumsi oleh kebanyakan orang.

Es Krim

Tidak dapat dipungkiri es krim menjadi salah satu hidangan lezat yang pasti disukai banyak orang. Tidak jarang orang selalu makan es krim kapan saja, termasuk untuk menghilangkan stres. Tapi tahukan Anda jika eskrim memiliki kandungan lemak jenuh tinggi ? Lemak jenuh pada es krim terdapat dari bahan pembuatannya seperti susu, vanila dan cokelat.

Daging Sapi

Makanan yang mengandung lemak jenuh selanjutnya adalah bagian daging warna putih pada serta daging sapi. Setiap 100 gram daging sapi memiliki sekitar 52,3 gram lemak jenuh, jadi jika mengkonsumsi daging sapi harus dalam jumlah terbatas.

Daging Panggang atau Daging Asap

Buat Anda yang hobi mengkonsumsi olahan daging panggang harus waspada, karena daging merah yang dipanggang memiliki kandungan lemak jenuh tinggi. Ddapun beberapa olahan daging yang sering dijumpai adalah menggunakan daging sapi, daging babi, daging kalkun dan daging ayam.

Mayones

Mayones biasanya digunakan sebagai pelengkap salad, tapi tahukah Anda jika ternyata mayones sangat berbahaya karena termasuk makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi. Setiap satu sendok mayonaes mengandung lemak jenuh sekitar 1,5 gram. Jika terlalu sering mengkonsumsi mayonaise maka akan meningkatkan seiko penyakit jantung.

Ikan Sarden


Ikan sarden yang biasa kita jumpai di makanan kaleng ternyata mengandung lemak jenuh yang tinggi. Setiap 100 gram ikan sarden mengandung sekitar 29,9 gram lemak jenuh. Memang tidak disarankan untuk tidak mengkonsumsi ikan sarden, namun Anda disarankan untuk mengurangi konsumsi ikan sarden.


Kacang Brazil

Makanan yang mengandung lemak tinggi selanjutnya adalah kacang brazil. Dalam 100 gram kacang brazil mengandung sekitar 19 gram lemak. Jika terlalu banyak mengkonsumsi kacang brazil dapat memberikan efek buruk pada tubuh.

Coklat Hitam

Coklat adalah salah satu makanan yang mengandung lemak tinggi tapi sering dikonsumsi. Setiap 100 gram coklan yang sudah dimasak setidaknya mengandung 32,4 gram lemak jenuh. Dengan mengkonsumsi coklat berlebih bida membuat berat badan naik dan meningkatkan resiko penyakit diabetes serta kerusakan gigi.

Kentang Goreng

Salah satu camilan ini memang banyak digemari oleh semua kalangan. Makanan cepat saji kentang goreng memang memiliki rasa lezat namun mengandung lemak jenuh tinggi. Apalagi jika kentangnya adalah kentang beku. Kandungan lemak jenuh pada kentang goreng akan mengakibatkan resiko penyakit jantung, diabetes, kanker dan stroke.

Mentega

Dalam mentega terkandung jenis lemak jenuh yang berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Yang perlu diketahui efek dari lemak jenuh yang terdapat pada mentega tidak muncul secara langsung tapi memiliki efek jangka panjang.

Keju

Keju adalah produk makanan jenis susu yang memanfaatkan lemak murni. Disaat susu dimasak menghasilkan endapan lemak jenuh yang kemudian difermentasi da dipadatkan yang membuat lemak jenuh pada keju semakin banyak. Setiap 100 gram keju memiliki kandungan 18,86 gram lemak jenuh. 

Minyak Sawit

Mengkonsumsi makanan yang mengandung minyak sawit dapat meningkatkan kadar lemak jenuh dalam tubuh. Minyak sawit mengandung lemak jenus sekitar 55 persen lebih banyak dari minyak biasa. Itulah sebabnya jika mengkonsumsi makanan yang digoreng menggunakan minyak sawit dapat meningkatkan resiko penyakit stroke, jantung dan meningkatnya berat badan. Baca juga: Patuhi 5 Aturan Berikut Jika Ingin Tubuh Langsing



Scroll to top