Menghindari Nasi Saat Diet? Ini Makanan Sehat Pengganti Nasi Saat Diet

Menghindari Nasi Saat Diet? Ini Makanan Sehat Pengganti Nasi Saat Diet



Orang Indonesia sudah terbiasa dengan makanan pokok berupa nasi, bahkan sebagian besar orang Indonesia beranggapan kalau belum makan nasi maka itu belum makan. Nasi sendiri banyak mengandung karbohidrat dan nasi juga memiliki indeks gikemik yang sangat tinggi.

Untuk itu, nasi tidak baik dikonsumsi secara berlebih, karena indeks gikemik yang tinggi pada nasi yakni 88-89 lebih mudah dicerna oleh tubuh dan menjadi gula.

Karena itulah, nasi sebaiknya dikurangi atau dihindari untuk orang yang sedang menjalankan program diet. Dan untuk menjaga stamina dan tenaga anda dalam menjalani aktifitas sehari-hari, anda perlu makanan pengganti nasi yang sehat. Lantas apa saja makanan itu, yuk, simak informasi berikut ini. 

Baca juga: 2 Buah Ini Berbahaya Untuk Diet Anda

Talas

Talas merupakan makanan jenis umbian yang tumbuh dalam tanah, talas mengandung nutrisi yang seimbang serta memiliki kadar gikemik yang rendah yakni 54. Untuk itu, talas cocok anda konsumsi sebagai pengganti nasi.  Talas yang baik dan sehat adalah yang dimasak dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang.

Gembili

Gembili merupakan salah satu umbi yang dulunya sering dikonsumsi oleh orang Indonesia. Gembili mengandung inulin yang baik untuk menigkatkan kinerja usus dan meningkatkan daya serap kalsium dalam tubuh serta vitamin B. Agar dapat makan gembili dengan sehat, anda harus mengolahnya dengan benar supaya tidak menimbulkan rasa gatal.

Singkong / Ketela Pohon

Singkong merupakan salah satu jenis makanan yang baik untuk menggantikan nasi dan hingga saat ini pun masih banyak orang yang mengkonsumsi singkong. Untuk mendukung program diet anda, jangan memasak singkong dengan minyak. Sebiknya direbus, dikukus atau dibakar, supaya tidak bosan, anda bisa mencoba kreasi berbagi makanan singkong yang dikombinasikan dengan makanan sehat lainnya.

Singkong mengandung serat yang tinggi yang dapat menurunkan kadar kolesterol yang ada dalam tubuh. Karena itulah singkong cocok untuk anda yang sedang dalam program diet.

Jagung

Jagung merupakan salah satu hasil pertanian Indonesia yang saat ini juga memiliki nilai ekonomis tinggi. Karena memang jagung masih menjadi salah satu makanan pokok orang Indonesia yang bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan.

Baca Juga: Kombinasi Kayu Manis dan Madu, Cara Murah Luluhkan Lemak

Paling aman untuk anda yang sedang diet, makan jagung dengan cara direbus, dikukus, atau diolah menjadi nasi jagung (nasi ampok). Jagung cocok untuk diet anda karena jagung mengandung antioksidan, serat, mineral, vitamin B, dan fruktosa. Selain itu, jagung juga memiliki indeks gikemik yang cukup rendah yakni 55-60 saja.




Ubi Jalar

Ubi jalar menjadi salah satu komoditas yang popular di Indonesi dan memiliki berbagai jenis yakni ubi jalar putih, ubi jalar kuning, dan ubi jalar ungu. Ubi jalar memiliki kandungan nutrisi yang lengkap karena ubi jalar mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B1, zat besi, protein, air, lemak, karbohidrat, betakaroten, kalsium, dan fosfor yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan tubuh setiap hari.

Ubi jalar memiliki fungsi konstipasi, sehingga selain makanan pengganti nasi, ubi jalar juga cocok untuk diet, selain itu ubi jalar juga megandung ideks gikemik yang cukup rendah, yakni 54 saja.

Papeda

Sudah tahu donk, papeda merupakan makanan yang terbuat dari sagu yang dimasak dengan air hingga berubah menjadi kental. Papeda ini cocok sebagai makanan pengganti nasi karena mengenyangkan untuk mengisi perut yang kosong.

Sukun

Sukun sudah popular di Indonesia sejak lama, dan kita banyak menjumpai sukun sudah diolah menjadi kripik atau kue. Kalau orang dulu sering memasak sukun hanya direbus saja dan jika dikonsumsi, sukun ini dapat mengenyangkan perut. 

Selain sebagai makanan pengganti nasi, sukun mengandung flavonoid yang baik untuk menjaga kesehatan jantung dan ginjal. Baca juga: Cara Memperbaiki Pola Makan Anda



Scroll to top