Plateu, Saat Berat Badan Tidak Turun-Turun Lagi

Plateu, Saat Berat Badan Tidak Turun-Turun Lagi



Salah satu hal yang bikin frustrasi saat menjalankan program turun berat badan itu adalah ketika tiba-tiba berat badan tidak turun-turun lagi meski sudah melakukan diet yang benar. Kondisi inilah yang sering disebut dengan Plateu.

Saat anda mengurangi kalori, badan anda akan bereaksi seakan-akan tidak ada lagi makanan yang akan masuk.

Jadi badan anda akan melakukan apa yang memang sudah jadi program badan anda - badan anda akan mulai mempertahankan lemak anda dengan mulai menurunkan tingkat kemampuan badan anda membakar kalori atau metabolisme anda. Metabolisme anda akan sedikit melambat.

Melambatnya sih gak banyak, mungkin paling banyak sekitar 10%, tapi penurunan metabolisme ini cukup untuk membuat penurunan berat badan anda terhenti dan tiba-tiba penurunan berat badan anda jadi "stuck".

Karena tingkat metabolisme anda ditentukan oleh ukuran badan anda dan metabolisme  anda adalah pembakar kalori anda, jadi wajar kalau berat badan anda turun, tingkat metabolisme anda pasti ikutan turun juga.

Baca juga: Apa dan Bagaimana Menghitung Kalori?


Arti gampangnya, saat berat badan anda turun, kebutuhan kalori anda juga harus ikut turun. Artinya supaya anda bisa turun dengan kecepatan yang sama, anda perlu mengurangi lagi asupan kalori anda, atau berolahraga lebih banyak atau anda cukup menerima kenyataan kalau memang kecepatan penurunan berat badan anda akan makin melambat saat anda sudah hampir mencapai berat ideal anda.

Berikut adalah tips-tips terbaik untuk melewati masa "stuck" anda:

  1. Coba catat makanan yang anda makan tiap hari untuk men"track" asupan kalori anda. Saat mulai program anda  mungkin lebih berhati-hati dengan apa yang anda makan. Tapi sekarang mungkin anda sudah gak seketat saat dulu memulai. Dengan konsisten mencatat apa yang anda makan, anda bisa melihat apakah pola makan anda masih sesuai seperti saat anda memulai atau sudah mulai berantakan.
  2. Gantikan 2x makan anda dengan Herbalife Shake untuk membantu anda tetap bisa mengontrol batasan kalori anda. Saat anda membuat shake anda, anda tahu persis apa yang anda campurkan ke shake anda. Anda juga tahu berapa kalori yang ada di Herbalife protein powder anda, dan buah yang anda campurkan. Jadi dengan shake Herbalife, anda tidak akan repot menghitung kalori. Gunakan shake minimal 2x sehari dan makan sehat 1x dan cemilan yang rendah lemak tinggi protein, sayuran dan buah-buahan.
  3. Kurangi frekuensi makan diluar. Yang ini biasanya susah dilakukan tapi bisa jadi perbedaan besar. Seberapapun anda berhati-hati memilih makanan saat lagi makan di restoran, biasanya akan sangat sulit untuk memperkirakan berapa kalori yang anda makan, karena anda gak tahu gimana makanan itu dimasak. Kadang restoran menambahkan extra lemak atau minyak sehingga kalorinya jadi besar. Kalau anda sekarang terbiasa makan di luar / restoran, coba anda libur makan di restoran selama 2 minggu dan lihat apakah ini akan membantu berat anda untuk mulai turun lagi.
  4. Tingkatkan aktifitas anda, terutama latihan beban. Saat anda membangun massa otot, resting metabolic rate atau tingkat metabolisme anda akan meningkat. Metabolisme meningkat, artinya pembakaran kalori akan meningkat juga. Kalau anda sudah terbiasa berolahraga beban, kemungkinan anda sekarang punya bentuk badan yang lebih bagus. Kalau sekarang anda belum meningkatkan aktifitas anda, anda belum membakar kalori sebanyak yang seharusnya. Tambahkan gerakan baru, tingkatkan intensitas dan tambahkan latihan beban ke rutinitas olahraga anda.
  5. Pertimbangkan juga, siapa tahu anda sebetulnya sudah mencapai berat ideal. Sebisa mungkin, anda perlu men-cek komposisi tubuh anda dengan timbangan khusus. Otot di badan anda itu lebih padat, lebih berat, dan membutuhkan tempat lebih sedikit dibanding lemak. Jadi kalau anda memiliki massa otot lebih banyak dibanding orang rata-rata, berat anda kemungkinan lebih tinggi dibanding yang seharusnya. 

Intinya adalah jangan terlalu terobsesi dengan kilogram. Yang penting adalah kadar lemak di badan anda dalam range ideal dan anda mengkonsumsi makanan yang tinggi nutrisi dan berolahraga untuk membangun massa otot anda. Baca Juga: Cemilan 100 Kalori Kebawah


Scroll to top